first published at:
updated at:
    Sembung Rambat
    Mikania micrantha
    Setu Patok
    Flora
    Obat Luka Alami

Identitas Penamaan

Sembung rambat secara ilmiah dalam bahasa Latin dinamakan sebagai Mikania micrantha. Secara Internasional dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal dengan nama bitter vine atau climbing hempweed.

Di India tumbuhan ini populer dengan nama Japani habi, di Malaysia dengan nama cheroma atau ulam tikas, di Spanyol dengan nama guaco atau wappe, di Perancis dengan nama liane Americaine dan di Jerman dengan nama sommer-efeu. Di Indonesia, selain dikenal dengan nama sembung rambat, spesies ini juga dikenal dengan nama akar bulou.

Taksonomi

Kingdom

Plantae

Phylum

Tracheophyta

Class

Magnoliopsida

Order

Asterales

Family

Asteraceae

Genus

Mikania

Species

Mikania micrantha

Asal

Spesies Mikania micrantha atau yang lebih dikenal dengan nama sembung rambat merupakan spesies tumbuhan yang berasal dari kawasan Amerika Selatan dan Tengah yang mana di negara asalnya banyak menyebar namun tidak dinyatakan sebagai gulma. Sembung rambat kemudian menyebar ke banyak negara di Pasifik Selatan dan negara - negara di kawasan Asia Tenggara. Menurut laporan, tumbuhan ini diperkenalkan di Indonesia pada sekitar tahun 1949 (Day, 2022).

Tumbuhan ini diperkenalkan di India pada masa Perang Dunia 2 sebagai sarana untuk menyamarkan lapangan terbang (NParks | Mikania Micrantha, 2022). 

sembung rambat - Mikania micrantha - 2.jpg

Deskripsi Bentuk, Pertumbuhan dan Habitat

Sembung rambat merupakan tumbuhan menjalar atau pemanjat yang tumbuh cepat dan cenderung agresif dengan cara melilit tumbuhan lain. Tumbuhan ini dapat tumbuhan dengan panjang yang mencapai hingga 27 mm perhari dan dapat mencakup lebih dari 25 meter dalam beberapa bulan. Batang pada tumbuhan ini merupakan herba lunak hingga setengah berkayu yang memiliki cabang dan berusuk. 

Daun - daunnya berbentuk hati yang tumbuh secara berhadapan. Sedangkan bunganya berwarna putih atau krem dengan ukuran  panjang kira - kira 4,5 sampai 6 mm yang muncul di bagian ketiak daun atau pada pucuk terminal. Kuntumnya berwarna putih kehijauan dan beraroma harum dengan mahkota yang sebagian besar berwarna putih berbentuk tabung dengan panjang 2,5 sampai 4 mm. 

Habitat utama dari tumbuhan ini yaitu lahan basah, area terbuka dengan iklim sedang dan cahaya serta curah hujan yang cukup. Sembung rambat umumnya dapat ditemukan tumbuh merambat pada area perkebunan karet di Indonesia. Sembung rambat dapat dengan mudah menyebar melalui angin atau air serta melalui kendaraan, manusia dan binatang.  

Tumbuhan Terdampak Penyebaran Sembung Rambat

Sembung rambat telah dinyatakan sebagai gulma serius terhadap perkebunan dengan dampak penyerangan yang terjadi pada setidaknya 20 spesies tanaman. Beberapa spesies yang terdampak diantaranya yaitu jeruk, kakao, kopi, teh, jati, karet, kelapa sawit Afrika, kelapa, bambu, pisang, singkong, jahe, pepaya, nanas, leci, tebu, talas dan ubi jalar (Day, 2022). 

sembung rambat - Mikania micrantha - 1.jpg

Kegunaan Lain dan Manfaat Sembung Rambat bagi Kesehatan

Walaupun telah dinyatakan sebagai gulma serius yang dapat menginvasi banyak jenis spesies tanaman perkebunan, sembung rambat juga memiliki beberapa kegunaan yang dapat dimanfaatkan. Akarnya dikatakan dapat mengikat dan melembabkan tanah dengan baik. Suku Indian dan suku - suku lain di kawasan Amerika Tengah memanfaatkan ekstraksi tumbuhan ini untuk digunakan sebagai obat anti infeksi dalam mengatasi gigitan serangga (Mikania Micrantha Kunth - Plant Booklet Project, 2024).  

Masyarakat desa Nyapa Indah, Berau Kalimantan Timur mengenal tanaman ini dengan sebutan akar bulaou dan telah memanfaatkan daun sebagai obat luka alami. Penelitian yang dilakukan oleh Fernandes et al. (2018) telah melaporkan bahwa melalui hasil uji, tanaman ini menunjukan adanya beberapa kandungan senyawa yang berpotensi dapat menegaskan pemanfaatannya sebagai obat luka alami. Adapun beberapa kandungan senyawa yang terkandung pada daun akar bulou atau sembung rambat diantaranya yaitu alkaloid, tripenoid dan steroid. 

Selain itu, sembung rambat juga dikatakan memiliki sifat anti-mikroba. Maserasi tanaman dapat dioleskan pada luka baru, sengatan serangga dan iritasi kulit lainnya. Sedangkan daunnya yang direbus dalam air laut dapat digunakan untuk meredakan gatal pada kulit  (NParks | Mikania Micrantha, 2022). 

Di India, Malaysia dan Taiwan, sembung rambat digunakan sebagai tanaman penutup tanah untuk perbaikan tanah atau mencegah terjadinya erosi pada tanah. Tanaman ini juga dilaporkan digunakan sebagai pakan ternak domba dan sapi di India, Malaysia dan Fiji. Namun begitu, tanaman ini dikatakan dapat menyebabkan hepatotoksisitas bila dikonsumsi  (Day, 2022). 


Cetak catatan ini

Bagikan catatan ini

Ikuti Studiofru | Green Project melalui media sosial untuk mendapatkan informasi singkat mengenai flora dan fauna

Catatan Terbaru