Studiofru | Green Project
Studiofru | Green Project

Artikel.

Nusa Indah Pink (Mussaenda philippica)

Flora
Setu Patok
Cover Image for Nusa Indah Pink (Mussaenda philippica)

Identitas Penamaan

Tanaman nusa indah secara ilmiah dalam bahasa Latin dinamakan sebagai Mussaenda philippica. Secara internasional dalam bahasa Inggris tanaman nusa indah pink populer dengan nama queen of PhilippinesBangkok roseBuddha's lampPhilippine mussaenda atau queen Sirikit

Di Filipina sendiri tanaman ini juga populer dengan nama Dona Aurora Aragon-Quezon. Nama populernya di Filipina, Dona Aurora Aragon-Quezon merujuk pada nama istri mantai presiden Filipina Manuel Luis Quezon (NParks | Mussaenda Philippica "Aurorae," 2021). 

Taksonomi

KingdomPlantae
PhylumTracheophyta
ClassMagnoliopsida
OrderGentianales
FamilyRubiaceae
GenusMussaenda
SpeciesMussaenda philippica
Sub-species- Mussaenda philippica var. Aurorae
- Mussaenda philippica var. philippica
- Mussaenda philippica var. pubescens

Asal

Sesuai dengan nama spesiesnya, Mussaenda philippica merupakan tanaman yang berasal dari Filipina. Kini spesies tanaman ini telah banyak tersebar di berbagai negara di Asia, Amerika, Australia dan Malesia sebagai tanaman hias.

Deskripsi Bentuk dan Nomenklatur

Spesies Mussaenda philippica atau nusa indah pink adalah salah satu spesies yang termasuk ke dalam genus Mussaenda. Mussaenda merupakan genus tropis Dunia Lama yang terdiri atas kurang lebih 185 - 200 spesies. Meskipun terdiri atas banyak spesies, dalam genus Mussaenda spesies Mussaenda philippica merupakan spesies tanaman yang paling banyak dibudidayakan. Hingga kini diketahui bahwa spesies Mussaenda philippica terbagi atas tiga sub-spesies. Yaitu  Mussaenda philippica var. aurorae, Mussaenda philippica var. philippica dan Mussaenda philippica var. pubescens (J Rojas-Sandoval, 2022).

Mussaenda philippica atau nusa indah pink adalah tumbuhan semak besar atau pohon kecil dengan ketinggian yang dapat mencapai hingga 8 meter.  Bunga - bunganya berada dalam kelompok terminal. Bunganya memiliki ukuran yang cukup besar dengan warna pink atau aprikot dan putih. Setiap dari bunganya memiliki paling tidak sebanyak 5 sepal. Mahkota bunganya berwarna kuning dan berbentuk tabung. Adapun buahnya memiliki bentuk yang menyerupai buah beri berwarna hitam.

Nusa indah pink dapat diperbanyak melalui potongan batang atau stek. Di Filipina, tumbuhan ini dapat ditemukan tumbuh di area semi-teduh atau terbuka di hutan sekunder dan primer, sabana, tepi hutan, semak belukar, area terganggu, tepi sungai dan tepi jalan.

Untuk dapat tumbuh dengan baik tanaman ini memerlukan sinar matahari yang penuh atau kondisi yang sedikit teduh. Nusa indah pink juga menyukai kondisi tanah liat, lempung atau berpasir yang memiliki sistem drainase yang baik.

Mussaenda philippica var. philippica atau Nusa Indah Pink

Mussaenda philippica var. Aurorae atau Nusa Indah Putih

Kegunaan Lain dan Manfaat Nusa Indah bagi Kesehatan

Nusa indah pink biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias di perkebunan. Ketinggiannnya yang dapat mencapai hingga 8 meter dengan persebaran lebar yang rindang dapat mempercantik taman dan kebun dan memberikan kesan teduh.

Walaupun umumnya ditanam sebagai tanaman hias, namun nusa indah pink juga memiliki manfaat lain terutama sebagai bahan obat dalam pengobatan tradisional. Tanaman ini diyakini dapat membantu mengobati penyakit kuning, disentri, sakit perut dan influenza (Jena et al., 2019). 

Di Filipina dan Nigeria, sebagai obat tradisional, tanaman nusa indah pink digunakan untuk membantu mengobati distentri dan gigitan ular. Rebusan akar dan daunnya digunakan untuk pengobatan penyakit dada dan paru - paru. Sedangkan potongan kulit batangnya dicampur dengan spesies C. dichotoma kemudian ditumbuk hingga menjadi jus lalu diperas, disaring dan dicampur dengan ekstrak lemon untuk diminum tiga kali sehari sebagai obat penyakit influenza (Dona Aurora, Mussaenda Philippica a. Rich. Var. Aurora Sulit  Philippine Medicinal Herbs / Philippine Alternative Medicine, 2024).


Cetak artikel ini

Share

Comment on this article

Cari Artikel

Filter Berdasarkan Kategori

Filter Berdasarkan Lokasi

Catatan Lainnya

Cover Image for Chaya (Cnidoscolus aconitifolius) dan Kandungan Proteinnya yang Dianggap Cocok sebagai Bahan Makanan Pengganti Daging

Chaya (Cnidoscolus aconitifolius) dan Kandungan Proteinnya yang Dianggap Cocok sebagai Bahan Makanan Pengganti Daging

Flora
Setu Patok

Daun chaya mentah dikatakan dapat menjadi racun karena mengandung glukosida yang dapat mengeluarkan racun sianida.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Budaya Lokal Masyarakat Papua Nugini dalam Memanfaatkan Ubi Jalar (Ipomoea batatas) sebagai Bahan Pangan

Budaya Lokal Masyarakat Papua Nugini dalam Memanfaatkan Ubi Jalar (Ipomoea batatas) sebagai Bahan Pangan

Flora
Setu Patok

Daun merupakan salah satu bagian dari tanaman ubi jalar yang bisa dikonsumsi. Beberapa kandungan diketahui berada pada daun tanaman ini, diantaranya yaitu vitamin B2, C, E, biotin dan beta-karoten.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Flora
Setu Patok

Minyak dari bunga matahari digunakan baik untuk memasak maupun dalam industri misalnya sebagai bahan dasar cat, sabun dan pelumas.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Kersen/Ceri (Muntingia calabura)

Kersen/Ceri (Muntingia calabura)

Flora
Setu Patok

Banyak penelitian telah dilakukan untuk membuktikan bahwa daun pohon kersen dapat membantu untuk penyakit diabetes.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Daun Ungu (Graptophyllum pictum)

Daun Ungu (Graptophyllum pictum)

Flora
Setu Patok

Berbagai sumber menyebutkan bahwa daun ungu khususnya yang bervarietas urido-sanguineum Sims memiliki khasiat sebagai obat herbal untuk penyakit wasir.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Mangsian (Phyllanthus reticulatus)

Mangsian (Phyllanthus reticulatus)

Flora
Setu Patok

Dalam pengobatan tradisional sebagaimana tercatat dalam Ayurveda, tumbuhan ini terutama bagian daunnya banyak digunakan untuk pengobatan malaria, diabetes, polio, campak, asma, sakit tenggorokan, gigitan ular, konjungtivitis, anemia, penyakit mata, luka, luka bakar, pendarahan gusi, kejang otot, cacingan, sakit kepala, dan abses.

Studiofru
Studiofru


© 2022 - 2026 © Studiofru. All rights reserved.