Studiofru | Green Project
Studiofru | Green Project

Artikel.

Tomat Ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme)

Flora
Setu Patok
Cover Image for Tomat Ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme)

Identitas Penamaan

Tomat secara ilmiah dinamakan sebagai Solanum lycopersicum. Secara internasional dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal dengan nama tomato. Sedangkan untuk jenis varietas tomat ceri tumbuhan ini secara ilmiah disebut sebagai Solanum lycopersicum var. Cerasiforme dan cherry tomato dalam bahasa Inggris sebagai nama populernya.

Nama populernya, tomato, berangkat dari bahasa Spanyol untuk tomate. Kata tersebut dapat ditelusuri jejaknya dari suku Aztec dengan bahasanya Nahuatl yang mengandung kata tomatl yang berarti "buah yang membengkak" ("Tomato - Definition, Meaning and Synonyms").

Taksonomi

KingdomPlantae
PhylumTracheophyta
ClassMagnoliopsida
OrderSolanales
FamilySolanaceae
GenusSolanum
SpeciesSolanum lycopersicum
VarietySolanum lycopersicum var. cerasiforme

tomat ceri

Asal dan Sejarah Penyebaran Tomat

Wilayah Andes diyakini sebagai pusat asal usul dari spesies Solanum lycopersicum var. cerasiforme atau tomat ceri. Secara umum diyakini pula bahwa domestikasi tomat jenis ini pertama kali terjadi di wilayah Puebla-Veracruz. Hal tersebut mengacu pada fakta bahwa walaupun tomat merupakan tanaman yang asli berasal dari wilayah pantai barat daya Amerika Selatan tidak ditemukan adanya bukti arkeologi yang dapat mengarahkan adanya penggunaan tomat oleh masyarakat Andes pada masa sebelum kependudukan Spanyol (Wexler, 2016).  

Tumbuhan ini kemungkinan besar diangkut ke Meksiko dari Peru yang selanjutnya pada abad ke-16 menyebar luas ke negara-negara Asia, Pasifik dan Eropa, serta ke Dunia Baru. Sebuah sumber lain menyebutkan bahwa pada tahun 1519, Cortez membawa benih tomat ke Spanyol, dimana tanaman tersebut ditanam sebagai hiasan tetapi tidak untuk dimakan ("Tomato - Definition, Meaning and Synonyms").

Popularisme tomat ceri dikatakan dimulai pada awal tahun 1900-an. Tumbuhan ini telah populer di Amerika Serikat setidaknya sejak tahun 1919 dengan penggunaannya sebagai bahan konsumsi yang baru dimulai pada tahun 1967 melalui resep - resep yang ditulis pada artikel.

Deskripsi Bentuk dan Pertumbuhan

Tomat ceri merupakan pohon tahunan yang memiliki ukuran tinggi yang relatif pendek hingga dapat dikatakan cenderung kerdil. Tumbuhan ini dapat menghasilkan banyak sekali tomat bulat berwarna merah tua dengan ukuran rata - rata lebar 1,5 cm. Tomat ceri biasanya berwarna merah, namun dapat ditemukan dengan warna lain seperti oranye, kuning, hijau, ungu, dan hitam. Tomat ceri diyakini merupakan campuran genetik perantara antara tomat jenis kismis liar dan tomat kebun domestik.

Untuk jenis tomat ceri Micro - Tom tanamannya dapat tumbuh tinggi hingga setinggi 20 cm dengan pertumbuhan yang lebat serta dapat menghasilkan sebanyak 25 buah tomat ceri sekali panen setelah 50 sampai 60 hari sejak benih disemai. Tomat jenis ini membutuhkan sinar matahari langsung minimal 4-6 jam. Tomat ceri Micro - Tom sendiri merupakan jenis tomat ceri yang dikembangkan oleh University of Florida di Amerika Serikat (National Parks Flora Fauna Web).

tomat ceri

Kandungan dan Manfaat Lain dari Tumbuhan Tomat Ceri bagi Kesehatan

Tomat ceri dikatakan kaya akan serat namun rendah akan kalori. Buahnya juga diketahui mengandung banyak nutrisi dan vitamin termasuk vitamin C, vitamin A, B, serta E dan potasium.

Adapun manfaat dari mengkonsumsi buah tomat ceri diyakini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah. Selain itu senyawa - senyawa yang terkandung pada buah tomat ceri juga dikatakan merupakan kandungan antikanker terutama terhadap kanker payudara dan kanker pangkreas (C. S. M. Rd, 2021).

Sedangkan lycopene yang ada dalam tomat ceri dapat mendukung kesehatan tulang, terutama pada wanita yang berisiko terkena osteoporosis. Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi produk tomat mengalami tingkat kehilangan kepadatan tulang yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit tomat ceri (WebMD Editorial Contributors, "Health Benefits of Cherry Tomatoes", 2020).

Lokasi

Daftar Pustaka

"Cherry Tomato." Cherry Tomato, 3 July 2023, en.wikipedia.org/wiki/Cherry_tomato. Accessed 6 Sept. 2023.

National Parks Flora Fauna Web. "Solanum Lycopersicum 'Micro-Tom.'" Flora Fauna Web, www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/flora/8/4/8412. Accessed 6 Sept. 2023.

Rd, Cecilia Snyder Ms. "Are Cherry Tomatoes Good for You? All You Need to Know." Healthline, 14 Sept. 2021, www.healthline.com/nutrition/cherry-tomatoes#benefits.

"Tomato."* Vocabulary.com Dictionary,* Vocabulary.com, https://www.vocabulary.com/dictionary/tomato. Accessed 06 Sep. 2023.

Taxon: Solanum Lycopersicum. acir.aphis.usda.gov/s/cird-taxon/a0ut0000000mQw9AAE/solanum-lycopersicum.

WebMD Editorial Contributors. "Health Benefits of Cherry Tomatoes." WebMD, 3 Sept. 2020, www.webmd.com/diet/health-benefits-cherry-tomatoes.

Wexler, Anna. "Seeding Controversy: Did Israel Invent the Cherry Tomato?" Gastronomica: The Journal of Critical Food Studies, University of California Press, Jan. 2016, https://doi.org/10.1525/gfc.2016.16.2.1.


Cetak artikel ini

Share

Comment on this article

Cari Artikel

Filter Berdasarkan Kategori

Filter Berdasarkan Lokasi

Catatan Lainnya

Cover Image for Chaya (Cnidoscolus aconitifolius) dan Kandungan Proteinnya yang Dianggap Cocok sebagai Bahan Makanan Pengganti Daging

Chaya (Cnidoscolus aconitifolius) dan Kandungan Proteinnya yang Dianggap Cocok sebagai Bahan Makanan Pengganti Daging

Flora
Setu Patok

Daun chaya mentah dikatakan dapat menjadi racun karena mengandung glukosida yang dapat mengeluarkan racun sianida.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Budaya Lokal Masyarakat Papua Nugini dalam Memanfaatkan Ubi Jalar (Ipomoea batatas) sebagai Bahan Pangan

Budaya Lokal Masyarakat Papua Nugini dalam Memanfaatkan Ubi Jalar (Ipomoea batatas) sebagai Bahan Pangan

Flora
Setu Patok

Daun merupakan salah satu bagian dari tanaman ubi jalar yang bisa dikonsumsi. Beberapa kandungan diketahui berada pada daun tanaman ini, diantaranya yaitu vitamin B2, C, E, biotin dan beta-karoten.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Bunga Matahari (Helianthus annuus L.)

Flora
Setu Patok

Minyak dari bunga matahari digunakan baik untuk memasak maupun dalam industri misalnya sebagai bahan dasar cat, sabun dan pelumas.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Kersen/Ceri (Muntingia calabura)

Kersen/Ceri (Muntingia calabura)

Flora
Setu Patok

Banyak penelitian telah dilakukan untuk membuktikan bahwa daun pohon kersen dapat membantu untuk penyakit diabetes.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Daun Ungu (Graptophyllum pictum)

Daun Ungu (Graptophyllum pictum)

Flora
Setu Patok

Berbagai sumber menyebutkan bahwa daun ungu khususnya yang bervarietas urido-sanguineum Sims memiliki khasiat sebagai obat herbal untuk penyakit wasir.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Mangsian (Phyllanthus reticulatus)

Mangsian (Phyllanthus reticulatus)

Flora
Setu Patok

Dalam pengobatan tradisional sebagaimana tercatat dalam Ayurveda, tumbuhan ini terutama bagian daunnya banyak digunakan untuk pengobatan malaria, diabetes, polio, campak, asma, sakit tenggorokan, gigitan ular, konjungtivitis, anemia, penyakit mata, luka, luka bakar, pendarahan gusi, kejang otot, cacingan, sakit kepala, dan abses.

Studiofru
Studiofru


© 2022 - 2026 © Studiofru. All rights reserved.