Studiofru | Green Project
Studiofru | Green Project

Catatan.

Manfaat dan Kegunaan Talas bagi Kesehatan

Kesehatan
Tidak diketahui
Cover Image for Manfaat dan Kegunaan Talas bagi Kesehatan

Talas atau yang secara ilmiah dinamakan sebagai Colocasia esculenta merupakan tumbuhan herba hijau abadi yang dapat tumbuh hingga ketinggian yang mencapai hingga 1 sampai 2 meter. Daun - daunnya lebar dengan permukaan yang halus dan bentuk yang menyerupai bentuk panah yang menjulai ke bawah. Talas memiliki tangkai daun yang berdaging tebal dan berwarna hijau. Tangkai - tangkai tersebut menempel pada bagian tengah daun dengan panjang kira - kira 25 - 80 cm.

Batangnya menghasilkan umbi pendek yang tebal dan berbentuk bulat silindiris dengan panjang yang dapat mencapai hingga 35 cm. Kulit umbinya kasar dan berserat.

Bunga pada talas terdapat pada tangkainya yang muncul secara individu atau berkelompok. Buahnya menyerupai buah beri dengan warna kuning kecokelatan ketika matang. Di Indonesia, talas dapat ditemui dengan mudah di hutan lembab, area tepi sungai atau lahan kosong.

Secara internasional dalam bahasa Inggris tumbuhan ini populer dengan nama taro. Di Indonesia, tanaman ini selain dikenal dengan nama talas juga dikenal dengan nama keladi atau seratah.

Beberapa peneliti meyakini bahwa talas berasal dari Asia Tengah Selatan, dari wilayah Indo-Melayu antara Myanmar dan Bangladesh atau dari wilayah Asia Tenggara dengan merujuk pada bukti bahwa seluruh spesies dari genus Colocasia berasal dari daerah tersebut. Meskipun begitu, penelitian terbaru yang dilakukan oleh Ahmed et al. (2020) meyakini bahwa talas berasal dari wilayah Asia Tenggara melalui penelitian analisis pada struktur kelas genom kloroplas dimana kelas kloropas talas mungkin berasal dari Asia Tenggara pada evolusi spesies talas atau genus Colocasia, setidaknya pada akhir Miosen hingga Pliosen. Kini talas telah banyak dibudidayakan pada setidaknya 50 negara di dunia dengan Nigeria hadir sebagai negara produsen talas terbesar di dunia.

talas

Di Australia, talas telah dinyatakan sebagai gulma yang menyerang saluran air dan lahan bahan yang menggantikan tanaman air asli. Talas masuk daftar 200 tanaman paling invasif di wilayah Queensland dan telah dinyatakan sebagai masalah di wilayah pesisir New South Wales dan sepanjang perairan di Australia Barat (Rojas-Sandoval & Acevedo-Rodríguez, 2022).

Talas di berbagai daerah di dunia sejak zaman dahulu kala telah menjadi bahan konsumsi baik bagi hewan dan manusia melalui umbinya. Namun, pengkonsumsiannya lebih banyak dilakukan oleh manusia. Hal ini terutama karena umbinya mengandung tepung.

Di Indonesia sendiri talas sudah bukan menjadi bahan makanan yang asing. Pemanfaatannya telah di lakukan di berbagai daerah di nusantara. Di Jawa, talas diolah menjadi manisan yang dibumbui dengan kelapa dan gula. Keripik talas juga merupakan salah satu makanan populer di daerah tersebut. Daunnya digunakan sebagai pembungkus buntil yang membungkus ikan yang telah dibumbui dengan rempah - rempah, kelapa parut dan sayuran.

di Siprus, talas telah digunakan semenjak zaman kekaisaran Romawi dengan cara pengolahan berupa digoreng atau dimasak dengan jagung, babi atau ayam yang dibaluri dengan saus tomat.

Di Hawaii dan sebagian wilayah Polinesia, umbi talas dimasak dan ditumbuk hingga menjadi pasta yang kemudian difermentasi untuk dijadikan 'poi'. sedangkan di Filipina, talas dimanfaatkan terutama ketika persediaan pati dan sayuran hijau terbatas.

Talas atau taro sebagaimana yang kadang disebut juga sebagai 'kentang' di wilayah tropis memiliki kandungan proporsi yang lebih tinggi dibanding kentang. Kandungan tersebut diantaranya yaitu protein, kalsium dan fosfor yang lebih tinggi serta cenderung memiliki kadar lemak yang lebih sedikit dan kaya akan vitamin A dan C. karena butiran patinya yang sangat kecil, talas hampir dapat dicerna sepenuhnya (Colocasia Esculenta (Vegetable Group) - Plant Finder, 2024).

Sebagai bahan pengobatan tradisional, talas telah digunakan di kawasan Asia dan Afrika untuk membantu mengobati hipertensi arteri, masalah liver, maag, gigitan ular dan rematik (Rojas-Sandoval & Acevedo-Rodríguez, 2022).

Daftar Pustaka

Ahmed, I., Lockhart, P. J., Agoo, E. M. G., Naing, K. W., Nguyen, D. V., Medhi, D. K., & Matthews, P. J. (2020). Evolutionary origins of taro (Colocasia esculenta) in Southeast Asia. Ecology and Evolution10(23), 13530--13543. https://doi.org/10.1002/ece3.6958

Colocasia esculenta (vegetable group) - Plant Finder. (2024). Missouribotanicalgarden.org. https://www.missouribotanicalgarden.org/PlantFinder/PlantFinderDetails.aspx?taxonid=265517&isprofile=0&chr=19

Md. Jannatul Ferdaus, Ezinne Chukwu-Munse, Foguel, A., & Claro, R. (2023, August 6). Origin and Production of Taro in the World. Encyclopedia.pub; Ezinne Chukwu-Munse. https://encyclopedia.pub/entry/47697

Rojas-Sandoval, J., & Acevedo-Rodríguez, P. (2022). Colocasia esculenta (taro). CABI Compendium. https://doi.org/10.1079/cabicompendium.17221


Cetak catatan ini

Bagikan

Kolom komentar

Cari Flora/Fauna/Artikel Lainnya

Filter Berdasarkan Kategori

Filter Berdasarkan Lokasi

Catatan Lainnya

Cover Image for Kandungan dan Manfaat Boroco/Jengger Ayam bagi Kesehatan

Kandungan dan Manfaat Boroco/Jengger Ayam bagi Kesehatan

Kesehatan
Tidak diketahui

Dalam pengobatan tradisional China, boroco yang lebih dikenal dengan nama Qingxiang telah banyak digunakan untuk meningkatkan fungsi penglihatan serta membantu mengobati sariawan.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Kandungan dan Penggunaan Songgo Langit sebagai Obat Herbal di India

Kandungan dan Penggunaan Songgo Langit sebagai Obat Herbal di India

Kesehatan
Tidak diketahui

Songgo langit dikatakan mengandung beberapa unsur senyawa kimia yaitu alkaloid, flavonoid, glikosida, saponin, karbohidrat, terpenoid, dan tanin.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for 3 Manfaat Pucuk Merah Sebagai Tanaman Hias dan Tanaman Herba

3 Manfaat Pucuk Merah Sebagai Tanaman Hias dan Tanaman Herba

Kesehatan
Tidak diketahui

Pucuk merah diyakini mendukung kemampuan penyerapan karbon dioksida (CO2) yang lebih besar dibanding tanaman lain.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Kandungan dan Manfaat Pulasari sebagai Obat Herbal serta Kegunaan Lainnya

Kandungan dan Manfaat Pulasari sebagai Obat Herbal serta Kegunaan Lainnya

Kesehatan
Tidak diketahui

Kulit batangnya merupakan salah satu bagian tumbuhan yang banyak ditemui pada toko - toko herbal dan bahan jamu.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Manfaat Beras bagi Kesehatan dan Kegunaan Lainnya sebagai Bahan Makanan

Manfaat Beras bagi Kesehatan dan Kegunaan Lainnya sebagai Bahan Makanan

Kesehatan
Tidak diketahui

Dalam pengobatan tradisional, butiran beras dioleskan pada kulit untuk mengobati bisul, luka, bengkak, dan noda.

Studiofru
Studiofru
Cover Image for Tanaman – Tanaman yang Diketahui Mengandung Racun bagi Tubuh

Tanaman – Tanaman yang Diketahui Mengandung Racun bagi Tubuh

Kesehatan
Tidak diketahui

secara sistematik melalui rasanya yang pahit biduri dapat menghasilkan rasa sakit yang membakar di tenggorokan, air liur, mual, muntah, dll.

Studiofru
Studiofru


© 2022 - 2026 © Studiofru. All rights reserved.